Keadaan Darurat: 087829888329
99 Karyawan Borma Skrining HIV, Kilau Libatkan 4 Mitra Kesehatan Juga Dukungan Dinkes Kota Bandung

99 Karyawan Borma Skrining HIV, Kilau Libatkan 4 Mitra Kesehatan Juga Dukungan Dinkes Kota Bandung

Stop Dengarkan

2026-08-14 07:15:02

Author: Kilau Indonesia

Kategori: kesehatan

BANDUNG - HIV atau Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel yang berperan dalam membantu tubuh melawan infeksi. Ketika HIV tidak ditangani, sistem kekebalan tubuh dapat terus melemah sehingga tubuh lebih rentan terhadap berbagai infeksi dan penyakit. AIDS bukanlah nama lain dari HIV, melainkan tahap paling lanjut dari infeksi HIV ketika sistem kekebalan tubuh telah mengalami kerusakan berat.


HIV dapat menular melalui cairan tubuh tertentu, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik secara bersama, atau dari ibu yang hidup dengan HIV kepada anaknya selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Sebaliknya, HIV tidak menular hanya karena berjabat tangan, berpelukan, berbagi makanan, atau melakukan kontak sehari-hari dengan orang yang hidup dengan HIV.


Salah satu tantangan dalam penanganan HIV adalah infeksi ini tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Seseorang dapat terlihat sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa meski telah terinfeksi. Karena itu, skrining menjadi penting untuk mengetahui status HIV secara lebih pasti. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi pintu masuk untuk mendapatkan informasi dan penanganan medis yang sesuai apabila diperlukan.



Hal tersebut menjadi bagian dari layanan kesehatan gratis yang dihadirkan Kilau Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui UPTD Puskesmas Cijerah di Borma Toserba, Jalan Raya Cijerah, Kota Bandung, Sabtu, 15 Agustus 2026. Sebanyak 99 orang yang terdiri dari karyawan dan pengunjung Borma mengikuti berbagai pemeriksaan, termasuk skrining HIV/AIDS.


Setelah skrining HIV, layanan kesehatan lainnya juga diberikan kepada peserta, mulai dari pemeriksaan hipertensi, diabetes melitus, mata, gigi dan mulut, asam urat, hingga konsultasi kesehatan bersama dokter. Pemeriksaan kolesterol diberikan bagi penderita diabetes atau hipertensi berusia di atas 40 tahun. Kegiatan ini turut didukung oleh UPTD Puskesmas Cijerah, PPNI Kota Bandung, RS Avisena, dan Prime Medical & Eye Center sebagai mitra pelaksana.



Mengetahui status HIV sejak dini bukan berarti seseorang harus menunggu munculnya keluhan terlebih dahulu. Bagi orang yang terinfeksi, penanganan yang tepat dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh dan menekan jumlah virus. Dengan pengobatan antiretroviral yang efektif, orang dengan HIV dapat tetap menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.


Pada akhirnya, skrining bukan sekadar soal mencari tahu apakah seseorang memiliki HIV atau tidak, tetapi juga tentang mengenali kondisi kesehatan lebih awal dan mengambil langkah yang tepat. Sebab, berapa banyak masalah kesehatan yang sebenarnya bisa ditangani lebih baik ketika kita memilih untuk tahu lebih cepat?